• May 23, 2024

Jubir Kemenkeu: Tak Ada Penetapan Pungutan untuk Peti Jenazah

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Kementerian Keuangan, Yustinus Prastono menegaskan, peti jenazah tak termasuk dalam barang yang dikenakan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDR). Dengan demikian dibebaskan dari pungutan bea.

\\”Tak ada penetapan pungutan untuk peti jenazah. Bahwa terdapat tarif-tarif atau pungutan dari pihak handling kargo jenazah yakni tarif pengurusan jenazah (sewa gudang, ambulans, dan lain-lain), di dalamnya tak ada tarif bea masuk dan pajak dalam rangka impor,” ujar Yustinus Prastowo dalam keterangannya di media sosial X legal @Prastow, seperti dikutip dari Antara, Senin (13/5/2024).

Pembebasan bea masuk untuk peti jenazah dikendalikan dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 138/KMK.05/1997 tentang Pembebasan Bea Masuk atas Impor atau Kemasan Lain yang Berisi Jenazah atau Abu Jenazah. Kecuali slot spaceman pembebasan bea masuk, peti jenazah juga diberikan fasilitas Rush Handling atau Pelayanan Segera.

Rush Handling yakni pelayanan kepabeanan yang diberikan atas barang impor tertentu yang karena karakteristiknya memerlukan pelayanan lantas untuk dikeluarkan dari kawasan pabean.

Kecuali peti jenazah, barang-barang yang menerima fasilitas Rush Handling di antaranya organ tubuh manusia, barang yang bisa merusak lingkungan, surat berita dan majalah yang peka waktu, dokumen, binatang hidup dan tumbuhan hidup, serta barang lain yang perlu mendapatkan pelayanan lantas sesudah mendapatkan izin kepala kantor.

Mengenai laporan pengguna akun X @ClarissaIcha yang mengatakan dikenai tarif bea 30 persen dari harga peti jenazah milik ayahnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menyuarakan tak menemukan data berhubungan pengiriman peti jenazah dan jenazah dari Penang, Malaysia, yang dikenai DJBC minta masyarakat yang dikenai tarif bea masuk untuk pengiriman peti jenazah untuk memutuskan kembali detil tagihan terhadap pihak kargo atau agen yang menangani pengiriman atau pengurusan jenazah.

Ramai Soal Bea Masuk Peti Jenazah, Ini Kata Bea Cukai

Sebelumnya, ramai di media sosial X atau Twitter mengenai importasi peti jenazah yang dialami oleh sahabat seorang pengguna media sosial tersebut dipungut bea masuk sebesar 30% karena dianggap barang mewah.

Mengomentari hal ini, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Encep Dudi Ginanjar mengatakan, pernyataan pada twit tersebut dipastikan tak benar karena sesudah dijalankan pengecekan atas pengiriman peti jenazah dan jenazah dari Penang, Malaysia, tak ada yang ditagih atau dipungut bea masuk ataupun pajak dalam rangka impor.

\\”Perlu dikenal bahwa atas pengiriman jenazah dari luar negeri ke Indonesia tak dipungut bea masuk dan pajak dalam rangka impor,” ujar Encep dalam siaran pers dikutip, Minggu (12/5/2024).

Encep menambahkan, menurut Keputusan Menteri Keuangan Nomor 138/KMK.05/1997 tentang Pembebasan Bea Masuk Atas Impor Peti Atau Kemasan Lain yang Berisi Jenazah atau Abu Jenazah, diceritakan peti atau kemasan lain yang berisi jenazah atau abu jenazah yakni peti atau kemasan dengan tak melihat macam atau komposisi, yang diaplikasikan untuk menaruh jenazah atau abu jenazah bagi keperluan pengangkutan ke dalam daerah pabean Indonesia, diberikan pembebasan bea masuk.

\\”Serta diberikan pengiriman rush handling atau pelayanan lantas terhadap importasi peti jenazah dan jenazah,” jelas Encep.