• July 13, 2024

Kasus Pemerkosaan Massal Miryang Sebab Kenapa Kasus Melanggar Seks Terburuk Dalam Sejarah Korsel

Kasus pemerkosaan massal di Miryang pada 2004 diingat secara luas sebagai salah satu kasus melanggar hukum seks terburuk dalam sejarah Korea Selatan. Perbuatan melanggar hukum itu memicu kehebohan nasional tak cuma sebab kebrutalannya, melainkan juga sikap menyalahkan korban oleh masyarakat setempat dan lemahnya penegakan tata tertib bagi para pelaku.

Melansir Korea Herald, Kamis, 6 Juni 2024, 44 siswa sekolah menengah di Miryang, Provinsi Gyeongsang Selatan, ditemukan terlibat dalam penyerangan fisik dan seksual yang brutal terhadap beberapa korban di bawah umur selama setahun. Kantor Kejaksaan Distrik Ulsan minta hukuman penjara bagi 10 orang di antara mereka, sementara 20 orang lain dikirim ke pusat penahanan remaja.

Tiga belas terdakwa tak mendapatkan bonus new member 100 hukuman apa saja sesudah mencapai kesepakatan dengan korban. Undang-undang melanggar hukum seksual saat itu mewajibkan korban mengajukan tuntutan supaya pelakunya dihukum, sebuah klausul yang diubah pada 2013.

Salah satu anak laki-laki dari 44 anak hal yang demikian menghadapi dakwaan terpisah, melainkan pada hasilnya tak satu malah dari mereka mendapatkan hukuman pidana. Para pelaku melanggar hukum keji ini mungkin lolos dari hukuman pengadilan, melainkan dua dekade kemudian, mereka menghadapi “pengadilan opini publik.”

Beberapa identitas pelaku sudah terungkap ke tengah publik, baru-baru ini, dan kemungkinan akan terungkap lebih banyak nama lagi. Seorang YouTuber bernama Narak Bogwanso pada Senin, 27 Mei 2024, mengungkap identitas seorang pria bermarga Shin yang diduga sebagai salah satu pelaku dalam kasus Miryang.

Orang itu disebut sudah mengubah namanya dan berprofesi menjual mobil. Shin memprivat akun Instagram-nya dan dipecat dari perusahaan tempatnya berprofesi. “Kami menangani kondisi ini dengan amat serius, dan orang hal yang demikian sudah dipecat,” kata perusahaan itu di akun Instagram-nya pada Selasa, 28 Juni 2024.

Siapa Pelaku Pemerkosaan di Miryang?

YouTuber hal yang demikian mengaku mengetahui identitas seluruh pelaku, berdasarkan informasi yang diberi para pemerkosa sebagai imbalan supaya mereka lolos. “Jangan minta maaf pada saya, minta maaf pada para korban,” tulis YouTuber via komentar videonya, Selasa.

Konten YouTuber tak diketahui ini sudah menarik minat dan dukungan dari seluruh negeri, dengan beberapa video terkait di kanal hal yang demikian ditonton lebih dari 1 juta kali. Pada Minggu, 2 Juni 2024, YouTuber hal yang demikian mengupload video yang mengatakan bahwa salah satu tersangka bermarga Park sudah menikah.

Dia memiliki seorang putri dan melakukan resto yang berhasil bersama keluarganya. Laporan media lokal menonjolkan bahwa resto hal yang demikian untuk sementara berhenti beroperasi pada Senin, 3 Juni 2024, sesudah adanya tuduhan lain bahwa resto hal yang demikian sudah melanggar undang-undang konstruksi.

Kasus Miryang disebut “sebanding dengan cerita film horor sampai batas tertentu,” sebab kasus hal yang demikian menginspirasi banyak film dan drama TV dalam dua dekade setelahnya. Ini layar kaca berawal seorang gadis sekolah menengah bermarga Choi menelpon nomor yang salah pada Juni 2003.

Dia tersandung percakapan dengan seorang siswa sekolah menengah bermarga Kim. Keduanya berkenalan selama enam bulan dia berikutnya obrolan online, dan sesudah itu, Kim mengundang Choi ke kampung halamannya untuk jalan-jalan. Choi sesudah dan mengunjungi Miryang pada Januari 2004. terjadi setuju berikutnya serangkaian pelecehan seksual dan fisik fisik, yang angker melibatkan kakak perempuan Choi.