• July 13, 2024

Langkah Amerika Serikat Kirim Bantuan Kemanusiaan lewat Udara ke Gaza Dikritik

Beberapa pakar menilai langkah slot server jepang Amerika Serikat menjatuhkan perlindungan kemanusiaan melalui udara ke Gaza mirip bersama perlihatkan efek Washington terhadap Pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, terbatas. Menjatuhkan perlindungan kemanusiaan via udara ke Gaza biayanya terlalu mahal, dan tidak efisien.

Dalam lebih dari satu bulan terakhir, Amerika Serikat telah menyerukan agar Israel mau mengizinkan lebih banyak perlindungan masuk Gaza, namun Israel tak mau lakukan perihal itu agar Amerika Serikat dipaksa mengirimkan perlindungan melalui udara bersama langkah dijatuhkan. Israel hingga berita ini diturunkan menyangkal telah menghalang-halangi perlindungan kemanusiaan untuk warga sipil Gaza.

Militer Amerika Serikat melewatkan 38 ribu makanan di lokasi udara Gaza. Jumlah itu tak lumayan atau terlalu sedikit untuk 2.2 juta jiwa populasi Gaza. Otoritas Amerika Serikat menegaskan itu cuman pengiriman perlindungan langkah pertama dan negara itu agar mengirimkan perlindungan secara berkesinambungan.

Israel melancarkan serangan ke Gaza sebagai wujud balasan atas serangan 7 Oktober 2023 oleh Hamas. Serangan Hamas itu, diklaim telah menewaskan 1.200 warga Israel dan menculik 253 warga Negeri Bintang Daud.

Serangan Israel telah mengakibatkan Gaza remuk. Wilayah itu sekarang telah seperti tumpukan sampah bersama lebih dari 30 ribu orang tewas dan puluhan ribu luka-luka.

Warga melaporkan terhadap Minggu, 3 Maret 2024 pagi, berlangsung pertempuran selama lebih dari satu jam. Saksi mata menyebutkan mereka mendengar suara tembakan dan tank-tank di kira-kira Kota Khan Younis

Di Kota Rafah, tersedia kira-kira satu juta jiwa warga Palestina berlindung ke sana. Rafah adalah kota perbatasan Gaza bersama Mesir. Pada Sabtu tersedia 25 orang di sana tewas, di mana 11 orang tewas didalam sebuah serangan Israel yang tentang tenda dekat sebuah tempat tinggal sakit dan 14 orang lainnya adalah satu keluarga yang gugur saat sebuah serangan menghantam tempat tinggal yang ditinggali keluarga itu.

Sampai berita ini diturunkan, Hamas masih belum mau mundur berkaitan gencatan senjata sementara, yang harus segera di awali demi mengakhiri perang. Namun sejumlah sumber di Mesir menyebutkan Hamas telah diberikan tawaran permanen gencatan senjata yang akan berlaku didalam tiga langkah kesepakatan. Jeda antara tiga tahapan itu kira-kira enam pekan. Hamas dan Israel masih bungkam tentang ini.