• June 13, 2024

Starlink Banting Harga, Perangkatnya Hanya Dibanderol Segini

Layanan jaringan dunia maya menerapkan satelit Starlink di Indonesia legal diluncurkan pada Minggu 19 Mei 2024. Peluncuran ini dikerjakan langsung oleh Elon Musk yang adalah pemiliknya langsung yang juga adalah salah satu miliarder dunia.

Dikutip dari website starlink.com, Senin (20/5/2024), layanan dunia maya ini menawarkan diskon gede-gedean terhadap calon pelanggan terpenting untuk penggunaan pribadi atau rumahan.

PENAWARAN UNTUK PELANGGAN AWAL – BERAKHIR 10 JUNI Rp 7.800.000 Rp 4.680.000 UNTUK PERANGKAT KERAS,\\” tulis pengumuman tersebut. Artinya, penurunan harga hampir separuhnya.

Padahal untuk layanan dunia maya Starlink menawarkan tiga variasi paket dunia maya, mulai dari residensial (rumah), jelajah (berpergian), dan kapal (perairan).

Untuk paket rumahan, harga layanan pragmatic play standar Starlink dipatok Rp 750.000 per bulan dengan kuota tanpa batas. Untuk paket jelajah dunia maya berkecepatan tinggi dipatok Rp 990.000 per bulan (mobile regional) dan Rp 4,34 juta per bulan (prioritas mobile 50 GB).

Berikutnya, Starlink juga tersedia untuk dunia maya berkecepatan tinggi di perairan atau untuk kapal mulai dari Rp 4,34 juta per bulan dengan tarif perangkat keras senilai Rp 43,73 juta. Dengan paket layanan ini, Starlink diklaim memiliki kecepatan unduh 40–220+ Mbps, upload 8-25+ Mbps, dan latensi kurang dari 99 Mdtk.

Penyelamat
Sebelumnya saat peluncuran di Indonesia, Elon Musk mengatakan bahwa Starlink akan menjadi penyelamat dalam dunia pengajaran dan kesehatan.

\\”Aku pikir ini akan menjadi life saver untuk klinik medis di lokasi-lokasi tertentu, dan saya pikir ini akan menjadi transformator untuk pengajaran juga,\\” kata Elon dalam pernyataannya terhadap media.

Dengan fasilitas dunia maya berkecepatan tinggi, Elon menggarisbawahi bahwa hal tersebut akan menguntungkan masyarakat di pedesaan atau kawasan terluar.

\\”Aku pikir betul-betul penting untuk menekankan manfaat dari Starlink adalah untuk terhubung terhadap konektivitas. Dikala Anda memiliki dunia maya, Anda bisa belajar apa saja, bisa belajar dari universitas tertentu,\\” papar ia.

\\”Malah apabila Anda berada di kawasan yang cukup jauh dari kota, Anda tetap bisa melaksanakannya dengan dunia maya. Aku pikir ini bisa membawa kemakmuran bagi masyarakat,\\” tuturnya.